Oleh: sigitpn | 15/12/2008

Selingan senyum sejenak

Mase Mase Basi…
Pelayan Cewe: “Arigato go zai mas…”
Pemuda Playboy sok tahu: “Arigato go zai mbak…”

Sushi Tei, didengar oleh teman yang ingin menjadi orang-orangan sawah.

Itu mah sekali jepret langsung lari…
Pembeli rese: “Mas,ada kamera paranoid ga?”
Penjaga bingung: “Hah?”
Pembeli rese: (nada sok tau) “Itu yg sekali jepret langsung jadi…”

Studio Foto, didengar oleh wanita yang membayangkan ekspresi kamera ketakutan.

Gak bisa diusahain, mas?
Internet addict: “Mas, di sini ada hotspot-nya gak?”
Pelayan: “Kebetulan restoran kami hanya menyediakan makanan Indonesia dengan penyajian standard, mbak.”

Restoran di Kemang, didengar oleh seseorang yang hampir menelan sendok.

Maunya biar murah…
Ibu: “Mas mo cari hape donk”
Penjaga Counter: “Cari yang kayak gimana, Bu?”
Ibu: “Yang butut mas ”
Penjaga Counter: “Hape second maksudnya?”
Ibu: “Bukaaaaan, yang butut.”
Penjaga Counter: “Yah Bu, kita jualnya masih kondisi bagus walaupun second juga, yang butut kita ga jual!”
Ibu: (Agak keras) “Ah masa ga jual sih, dimana-mana kan banyak. Kalo ga ada butut masukin lagunya gimana?”
Penjaga Counter: “Hah? (bengong)..Itu bluetooth, Ibu!” (Sambil mesem-mesem sendiri)

Pertokoan Roxy, didengar oleh anak yang ingin mengambil langkah seribu.

Teknik baru interogasi?
Wartawan: “Pak, jadi maksud Bapak, kerusuhan kemarin itu karena campur tangan provokator?”
Petinggi Panik: (menjawab sigap tapi tergagap) “Ah ya itu. Jangan begitulah kesimpulannya. Saya minta anu-nya jangan diobok-obok.”

Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, didengar oleh belasan wartawan yang setengah mati menahan ketawa.

Kan sekarang jaman mahal!
Si bungsu perempuan ke Ibunya: “Jadi nanti kita daftar TV Kabelnya di Kebon Jeruk yah”
Ibu dengan wajah berseri-seri: “Ya, mending begitu. Kebon Jeruk kan enggak terlalu jauh dari rumah. Jadi nanti kabelnya bisa lebih pendek. Lebih murah.”

Rumah di Kemanggisan, didengar oleh kakak lelaki yang ingin menjedutkan kepalanya ke tembok.

Tapi kan bentuknya beda…
Cewe manja: “Beliin aku sepatu itu dong, Yang…”
Cowo sinis: “Ukuran kaki kamu berapa?”
Cewe manja: “36.”
Cowo sinis: “Yakin itu ukuran kaki, bukan ukuran BH kamu?”

Mal di Jakarta, didengar oleh seseorang yang tiba-tiba konsen memperhatikan bentuk tubuh si cewe.

Oh oh, kamu ketahuan…
Cowo Matre: “Percaya deh sayang, aku cinta kamu apa adanya…”
Cewe Tajir: (sinis) “Bukan karena ADA APAnya?”

Didengar oleh seseorang yang ikut merasa tertohok.

Mendingan sekalian aja!
Cewe #1: “Ayo ikut kita, di sana kan nanti ada si pacar gelap loe itu…”
Cewe #2: “Ngga mau ah… Gua malu ketemu dia di tempat rame.”
Cewe #1: “Malu di depan, tapi pamer kemaluan di belakang!”
Cewe #2: “…”

Didengar oleh seseorang yang dalam hati mengamini.

Kita dulu terpisah jauh!
SPG menawarkan ke lelaki: “Kak, Giordano kak…”
Lelaki berjalan beberapa langkah, tiba-tiba berbalik dan berteriak: “Adeeee… kamu ingat aku?? Aku kakakmu!”

Mal di Jakarta, didengar oleh teman yang kabur malu.

Kalo sinyalnya menipis mungkin namanya berubah…
Nyokap: “Ini hape ibu ada G-String-nya ngga?”
Anak: (bengong, berharap salah denger) “Hah?”
Nyokap: “Ini Nokia 3300 ibu ada G-String-nya apa ngga?”
Anak: (masih bengong dan masih berharap salah denger) “G-String?”
Nyokap: “Iya. Itu lho, yang kalo nelepon kita bisa liat muka orang yang teleponan sama kita.”
Anak: “Yaoloh! 3G?”
Nyokap: “Nah itu dia. Emang tadi ibu ngomongnya apa?”

Didengar oleh anak yang sempat takut ibunya mulai bercerita tentang kumbang dan bunga.

Gaul bener yak…
Penelepon: “Jadi begitu aja, ya… Yuk… Assalamualabye!”

Didengar oleh seseorang yang mencari kamus gaul Arab.

Semua terkontrol deh!
Bos: “Udah belasan kali nih gua bolak-balik sama report lo nggak beres-beres. Yang ini final ya…”
Karyawan: “Tenang aja, yang ini final… dijamin nggak keliru-keliru lagi”
Bos: “Makanya, control di file-nya dibikin yang bener, jangan cuman dibikin pajangan. Kamu tahu kan apa gunanya control?”
Karyawan: “Tahu bos… (pelan) buat kencring kan…”

Didengar karyawan yang langsung sakit perut.

Abis penampilannya. ..
Ruang rias, seseorang mengetuk pintu,
Lelaki: “Permisii, maaf mbak, Mbak X ada gak?”
Jeung #1: Mbaaaaak X, tukang ojeknya nyariin tuh, udah bayar belum sih loe?”
Jeung #2 buru-buru keluar lalu masuk lagi: Ihh, jahat deh, itu bukan tukang ojek. Itu suami aku! (muka sedih)

Didengar seorang talent yang langsung keselek bulu mata palsu.

Ya, bisa aja sih terjadi itu…
Oknum #1: “Hari Jumat elo dateng gak ke rumah X?”
Oknum #2: “Hah? Emangnya ada apa sih?”
Oknum #1: “Lha di fesbuk ada getu invitation-nya. .. BarBuk di rumah X!!”
Oknum #2: “BARBUK…?”
Oknum #1: “Buka Bersama, dudulz! Eh… (Terdiam sesaat) BARBUK… (Diam lagi, mulai menyadari ketololan..) BUKBAR deng!” (ngikik malu-malu bodoh)

Senayan City, didengar oleh teman yang mulai berhati-hati dalam semua tindakannya.

Arrrgh… Saya hanya mau menyelaaaaa!
Anak 12 tahun mengejek sepupunya: “Ah, dasar bokek loe!”
Sepupu 8 tahun: (muka polos) “Bokek artinya apa sih?”
Anak 12 tahun: “Payah, masa bokek aja gak tau… Gak gaul loe!”
Sepupu 8 tahun: (masih polos) “Gak gaul artinya apa sih?”

Didengar tante yang langsung gemes mendengar keponakannya.

Berarti pasti pas!
Cewe SMA #1: “Eh, liat deh, baju ini lucu bangeeeeet.. . Pasti muat deh ama loe!”
Cewe SMA #2: “Apaan yang muat. Muat dari Hong Kong!”
Mbak Penjaga: (dengan muka serius) “Beneran dari Hong Kong, Mbak. Bajunya asli import…”

Butik kemang, didengar oleh seseorang yang kasihan ke Mbak Penjaga yang diserbu pandangan sinis anak-anak SMA gaul.

Aku kan udah terproteksi. ..
Ibu: “De, kamu jangan kelamaan di depan komputer ah. Nanti bisa sakit loh.”
Anak: “Sakit gimana? Minus kacamata nambah?”
Ibu: “Lah itu, mama denger virus komputer bahaya, gitu lho. Gejalanya apa aja sih?”

Didengar oleh anak yang langsung mendonlod program anti-gaptek.

Setiap wanita kan intuisinya kuat…
Wanita Karir: “Iya nih… Gua tuh lagi concern banget sama biaya pendidikan anak gua… Intuition fee hari gini… gila banget.”

Perkantoran di Sudirman, didengar oleh bos dan kolega yang tertawa kolektif.

Kebiasaan ngitung diskon ya?
Cewe #1: “Tadi gw ke sency mo beli softlens tapi lupa ukuran…”
Cewe #2: “Liat di kartu lo yang lama dong…”
Cewe #1: “Oh iya noh… Kiri minus setengah, kanan seperempat.. .”
Cewe #2: “Ohh ya?”
Cewe #1: “Iya… Nol koma tujuh lima itu seperempat kan ya?”
Cewe #2: *bengong*

Kamar kos, didengar oleh teman yang terguling-guling dan terbantal-bantal.

sumber dari tetanga sebelah


Responses

  1. wah jadi ketawa sendiri… lagi pak posting yang lucu-lucu. salam kenal dari kalimantan tengah

  2. hohohohohoho

  3. hahahahaa….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: